Sabtu, 15 Desember 2012

Perbedaan PERILAKU Antara MATERI dan ENERGI


Catatan ini dikutip dari "Calon Buku" kami berikutnya yang berjudul "Ketika Einstein Bertasbih". Selamat Menikmati...
  Ternyata, setelah kami perhatikan, maka ada beberapa perbedaan PERILAKU antara benda yang TERLIHAT dengan benda yang TIDAK TERLIHAT, Antara MATERI dan ENERGI. Berikut adalah hasil dari pengamatan kami:
1.      Secara umum, pada MATERI berlaku hukum Fisika NEWTON, sedangkan pada ENERGI berlaku hukum Fisika QUANTUM. Dan SEBENARNYA, batas antara penerapan fisika NEWTON dan QUANTUM ini pun masih RELATIF.
2.      MATERI,  jika terus dibagi, terus dibagi, dan terus dibagi, akan menjadi ENERGI. Artinya, Benda yang terlihat dibentuk dari sekumpulan benda yang tak terlihat. Atau MATERI dibentuk dari kumpulan ENERGI.
3.      Sehingga MATERI itu mengandung kumpulan ENERGI dan ENERGI pun mengandung kumpulan ENERGI yang lebih kecil bentuknya. Energi pada benda tak terlihat lebih leluasa bergerak dibandingkan dengan energi pada benda yang terlihat. Artinya, semakin tidak terlihat suatu benda maka semakin tinggi kualitas getaran energi yang ada. Sedangkan PIKIRAN dan RASA pun adalah energi, maka semakin tak terlihat sebuah Benda akan semakin selaras energi benda itu dengan pikiran dan perasaan kita, yakni dengan keyakinan kita, kecuali Pikiran dan Perasaan kita sudah terkontaminasi dengan benda-benda yang terlihat.
4.      Dengan demikian, semakin RENDAH getaran ENERGI maka BENDA yang dibentuk dari ENERGI tersebut akan semakin DAPAT TERLIHAT dan DAPAT TERABA. Sedangkan, jika semakin TINGGI getaran ENERGI, maka BENDA yang dibentuk dari Energi tersebut semakin TIDAK DAPAT TERLIHAT dan TIDAK DAPAT DIRABA. Itu sebabnya, pada benda yang ber-ENERGI TINGGI yang digunakan bukanlah sesuatu yang TERLIHAT (FAKTA), melainkan sesuatu yang TIDAK TERLIHAT (RASA-KEYAKINAN).
5.      Benda yang terlihat berhubungan dengan FAKTA dan LOGIKA. Sedangkan Benda yang tidak terlihat berhubungan erat dengan RASA dan KEIMANAN / KEYAKINAN.
6.      Karena Energi dasar dari kehidupan ini berasal dari sesuatu yang tak terlihat, maka semakin tidak terlihat suatu benda atau zat, ia akan semakin dekat dengan yang MAHA TAK TERLIHAT (Al-Baathiin = Maha Tersembunyi). Sehingga, semakin fokus diri kita kepada hal-hal yang terlihat maka semakin sulitlah kita mendekat kepada Yang Maha Tidak Terlihat.
7.      Dengan demikian, wajar saja jika semakin tidak terlihat suatu benda maka semakin tinggi energinya, dan semakin dahsyat kekuatannya dikarenakan begitu dekatnya ia dengan Allah Subhaanahuu Wa Ta’aalaa . Artinya, semakin tidak terlihat, maka semakin dekat dengan Al-Bathin. Allah tidak sekedar tersembunyi dibalik benda yang terlihat, tapi tersembunyi lebih dalam lagi, Maha Tersembunyi, yakni tersembunyi dibalik benda yang Tak Terlihat. Dan DIA begitu dekat dan mengawasi kita.... 
8.      Pada MATERI, Muatan Positif akan menarik Muatan Negatif, begitupun sebaliknya. Sedangkan pada ENERGI, Muatan Positif justru menarik Muatan Positif, dan Muatan Negatif akan menarik Muatan Negatif. Contoh, pada MATERI, Besi Magnet Positif akan menarik Besi Magnet Negatif; sedangkan pada ENERGI, seperti hukum LoA (law of Attraction), maka Perasaan Positif akan menarik Hal-hal Positif lainnya dari Alam semesta.
9.      Muatan Positif dan Negatif pada MATERI bergantung pada kinerja elektron dan proton pada atom. Sedangkan muatan positif dan negatif pada ENERGI bergantung kepada kinerja atau niat si pelakunya atau si penelitinya.
10.  Benda yang terlihat mengikuti hukum perhitungan matematis normal. Sedangkan benda yang tak terlihat mengikuti hukum perhitungan matematis ketuhanan. Contoh : pada MATERI, Satu Juta dikurangi Seratus Ribu adalah Sembilan ratus ribu. Sedangkan dalam bahasa ENERGI (baca: Iman), maka : Satu juta dikurangi (baca: disedekahkan) Seratus ribu adalah Relatif (tergantung dari Rasa Iman, Kesabaran, dan Keikhlasan), bisa menjadi Satu juta sembilan ratus ribu, atau bahkan lebih lagi.

Wallahu a'lam
TCH
www.cahaya-semesta.com

Daftar Isi

Posting Terlaris (sering dibaca)